Simple Thing for Simple Life
Posted by dedy dedypo on Friday, August 03, 2012 in , , , , , , , , | No comments

Apakah Anda Tahu... Sebagian Masyarakat Kita bersifat Konsumerisme yang dapat dikatakan cukup tinggi,di mana kecenderungan selalu membeli barang atau kebutuhan yang sebenarnya belum perlu atau malah tidak perlu di beli…itu Termasuk saya Lho he he he ..Tapi sebenarnya masyarakat kita tidak sedikit yang sudah mulai berinvestasi atau setidaknya memiliki keinginan untuk berinvestasi lho…itu termasuk saya lagi he he he... Entah itu berinvestasi memang karena kebutuhan atau hanya sekedar ikut-ikutan semata. Yang perlu Anda pahami adalah bahwa sebelum mulai berinvestasi, sangat disarankan untuk memiliki tak terduga alias simpanan terpisah dari kebutuhan sehari – hari ya bisa di sebut Emergency Fund  istilah keren nya...he he itu pun kalau ada dana nya.

Lalu apa hubungan nya nih…jadi begini cerita nya..jiaaahhh cerita nya mengapa kita  harus memiliki tak terduga atau dana emergency  terlebih dahulu sebelum memulai usaha ataupun mengiventasikan dana? Kata Pakar perencanaan keuangan atau yang biasa disebut sebagai financial planning, sebelum kita dapat melakukan investasi ada beberapa hal yang harus Kita perhatikan terlebih dahulu. Beberapa hal tersebut adalah: 
·         Apakah Kita memiliki hutang? Jika Kita  memiliki hutang konsumtif ada baiknya dilunasi terlebih dahulu. Namun apabila hutang kita adalah hutang produktif ini menurut pakar Lho…bukan saya he he he, pastikan rasio hutang yang kita miliki tidak lebih dari 30% dari penghasilan kita. 
·         Nah berikutnya cek apakah alur kas (cash flow) Anda positif/terdapat sisa penghasilan? 
·         Kemudian apakah asuransi yang kita miliki sudah meng-cover kebutuhan Anda ? 
·         Bagian  yang terakhir adalah apakah Anda sudah memiliki Dana Darurat (Emergency Fund)?
Melihat dari namanya, Dana Darurat adalah sejumlah dana yang memang harus dialokasikan secara terpisah, untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya sangat darurat dan tak terduga. Contohnya untuk kebutuhan biaya karena sakit, kecelakaan, terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau kehilangan pekerjaan oleh sebab lainnya, kebutuhan biaya bila terjadi kematian anggota keluarga dan kebutuhan darurat lainnya. Tujuan dibentuknya Dana Darurat ini adalah agar jika sewaktu-waktu ada kebutuhan sangat mendesak yang terjadi menimpa Anda atau anggota keluarga, maka tidak akan mengganggu usaha atau investasi yang sedang Anda jalankan atau bahkan tidak harus mencairkan atau menjual investasi yang Anda miliki. 

Menurut Seorang teman Pakar Ilmu Keuangan  Kebutuhan Dana Darurat setiap orang atau keluarga berbeda-beda tergantung dari kondisi perorangan atau keluarga tersebut. Pada umumnya, Jika Anda masih single (belum memiliki tanggungan), kebutuhan Dana Daruratnya adalah 3 bulan pendapatan atau kebutuhan sehari-hari. Untuk keluarga dengan 2 orang tanggungan, kebutuhan Dana Daruratnya adalah 6-9 bulan pendapatan atau kebutuhan sehari-hari. Perlu diingat bahwa besarnya kebutuhan Dana Darurat ini disesuaikan dengan kondisi atau situasi individu atau keluarga masing-masing; semakin banyak tanggungan maka semakin besar dana darurat yang harus disiapkan.

Dana Darurat sebaiknya ditempatkan pada produk keuangan yang mudah, cepat dan aman. Hasil return tidak dipakai sebagai tolok ukur utama dalam menentukan tempat kita menempatkan Dana Darurat. Contoh produk keuangan yang sesuai untuk penempatan Dana Darurat ini adalah Tabungan, Deposito, Reksadana Pasar Uang atau Logam Mulia. Perhatikan bahwa dalam penempatannya, Anda  harus memisahkan Dana Darurat dari dana operasional dan dana investasi. 

Lalu bagaimana jika Anda  memiliki tujuan keuangan dalam waktu dekat ini, sedangkan kebutuhan dana darurat yang dimiliki belum mencapai kuota (target)? Jawabannya adalah boleh saja Anda memulai berinvestasi, asalkan Dana Darurat yang dimiliki minimal mencapai minimal 30% dari target Dana Darurat yang telah ditetapkan. Dan yang penting, pastikan bahwa Anda tetap mencicil untuk memenuhi kuota (target) Dana Darurat walaupun akan mulai  berinvestasi.

Disclaimer:
Segala opini, kesimpulan dan informasi lain yang terdapat di dalam tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan belum tentu mewakili pendapat atau pandangan NgaturDuit.com

Isi dari tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai saran untuk membeli atau menjual produk keuangan mana pun. Semua transaksi yang dilakukan merupakan tanggung jawab masing-masing.
Selamat berinvestasi dan tetap jaga Dana Darurat Anda!

Nah Bagaimana Menurut Anda Tulisan ini saya ambil sebagian dari email yang saya terima dari

May Rara Amiaty, S.Si, RFA?? - Para Planner
AFC Financial Check Up
Jl. Senopati No. 74 2nd Floor, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12110, Jakarta, Indonesia
Telp/Fax : +6221 725 0851/ +6221 725 0640


Jika Anda tertarik silahkan mengunjungi website nya seperti tercantum di alamat nya…

Bagaimana menurut Anda mohon komentarnya yang menarik dan membangun…terima kasih

0 komentar:

Post a Comment

Mohon Tinggalkan Komentar Baik Kritik Atau Masukan Yang Membangun
Semoga Bisa menambah Wawasan Saya tentang Ngeblog.....Terima Kasih Untuk Kunjungan Anda dan Saya berharap suatu saat Anda Berkunjung Ke Blog Ini Lagi.

Search Our Site

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Follow Us